Ketika berumur 3 tahun, Carlie adalah anak yang benar-benar sehat. Akan tetapi pada suatu hari, dia demam tinggi. Orang tuanya , Russ dan Lynette membawanya ke rumah sakit hanya untuk menghadapi mimpi buruk bagi setiap orang tua, rupanya Carlie mengidap kanker.
Sewaktu pengobatan kanker dimulai, yang dapat dilakukan orang tuanya hanyalah berdoa. Kemudian menjelang akhir masa sepuluh bulan kemoterapi, nenek Carlie memberi kejutan. Si Nenek meminta kepada Make A Wish Foundation, sebuah organisasi terbesar dunia dalam pengupayaan perwujudan impian seseorang. Dengan afiliasi di 22 negara, hadir untuk satu tujuan yaitu memenuhi impian khusus anak-anak yang didiagnosa menderita suatu penyakit yang mengancam jiwa.
Tiga minggu sebelum Carlie menerima impiannya yaitu pergi ke Sea World, Carlie justru terserang radang Paru-paru dan Influenza. Enam hari kemudian, Carlie memasuka koma. Dokter-Dokter memberi tahu Russ dan Lynette bahwa peluang Carlie bertahan hanya 20 persen. Keadaan Carlie terus memburuk. Setelah 17 hari dalam keadaan koma, kapasitas paru-parunya berkurang 98 persen. Dia lumpuh total, dengan 13 tabung dalam kondisi terpasang pada tubuh mungil Carlie. Dokter-Dokter rumah sakit menyampaikan kepada orang tua Carlie bahwa Carlie tidak akan bertahan sampai akhir minggu. Belakangan Russ mengenang,"Saya tidak yakin Anda bisa membayangkan betapa mengerikannya melihat Putri kesayangan kami akan meninggal".
Para Perawat yang sudah diberitahu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada gadis mungil Carlie pada hari Jumat, akan tetapi giliran jaga terkejut melihat Russ masih jaga sampai hari Senin. Sebuah keajaiban terjadi, Carlie sadar kembali. Berat badannya tinggal setengahnya, tapi dia masih hidup.
Dua belas hari kemudian, Carlie dibawa ke pesawat untuk terbang ke Sea World, suatu impian Carlie sewaktu masih sehat, Dia ingin berenang bersama lumba-lumba. Impian itu akan terkabul. Betapa kelihatan cerianya seorang anak kecil melihat ikan lumba-lumba berenang berdampingan bersamanya, walaupun Carlie sambil dipegangi Russ dan Lynette bergantian.
Dua minggu berlalu setelah kepergianya dari Sea Wolrd, Carlie sudah cukup kuat untuk berlari ke dalam pelukan Ibunya.
Lima tahun kemudian, Carlie adalah anak yang sehat dan energik. Russ merasa bahwa dirinya adalah manusia yang paling beruntung di dunia ini. Dia merasa bahwa Putrinya yang sudah sekarat telah diberi kehidupan, "Saya yakin, itu karena Carlie begitu menginginkan impiannya, Bila Anda sakit separah Carlie dulu, satun-satunya yang dapat membuat Anda turun dari tempat tidur adalah impan itu, sesuatu yang sangat Anda idamkan."
Impian Carlie terwujud berkat lebih dari 107 donatur dermawan mengirim uang ke Make A Wish Foundation. Mereka tidak pernah melihat dan bertemu dengan Carlie, mereka hanya mendengar kisahnya dan berharap dapat membantu seseorang anak yang sedang sakit. Lembaga tersebut tidak hanya memberi harapan tapi juga kehidupan.
Russ dan Lynette membalas dengan menjadi sukarelawan lembaga tersebut. Secara berkala mereka juga berbagi cerita tetntang adanya kekuatan memberi untuk membantu anak-anak yang mempunyai nasib yang kurang beruntung.
Apapun bentuknya, kisah Carlie adalah menunjukan betapa pentingnya memberi. Memberi akan membuat kita bisa memberi arti bagi nyawa orang-orang yang membutuhkan.





0 komentar:
Post a Comment